08.23
0
Susilo Bambang Yudhoyono
Jakarta-(satujurnal.com)
Partai Demokrat memutuskan untuk bersikap netral dalam Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. Sikap itu diputuskan partai berlambang mercy dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/5) malam. 

Dengan keputusan itu, Demokrat juga membuka peluang untuk beroposisi terhadap pemerintahan mendatang.

"Jika Partai Demokrat tidak di pemerintahan, justru Partai Demokrat dapat melaksanakan pembenahan diri pada partai seraya mendengar kritik dan masukan dari masyarakat," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) dalam konferensi pers usai penyelenggaraan Rapimnas. 

Jika beroposisi, jelas SBY, Demokrat bisa tetap memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia. Di parlemen nanti, SBY ingin Demokrat bisa menjadi penyeimbang yang kritis dan cerdas bagi pemerintahan. 

"Memastikan kebijakan pro-rakyat sebagaimana pemerintahan 10 tahun ini, baik bagi Demokrat. Memberi kesempatan bagi parpol lain untuk menjalankan roda pemerintahan," ujar SBY. 

Namun SBY menyebut, keputusan dalam Rapimnas ini belum final dan masih akan dibawa ke forum Majelis Tinggi untuk ditetapkan sebelum batas pendaftaran pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum yang berakhir pada 20 Mei mendatang. (kcm/one)