02.15
0
Selama bulan suci Ramadhan, ludruk Karya Budaya Mojokerto tidak beraktivitas alias libur total. Pasalnya, selama bulan puasa tersebut, tanggapan teropan ludruk pun nyaris tiada.

Selama libur total bulan puasa, seniman dan seniwati ludruk Karya Budaya kembali beraktivitas keseharian, selain ngeludruk mereka sehari-harinya juga kerja ke sawah, salon, buka warung, kreditan pakaian dan lain-lain, kata Pimpinan Ludruk Karya Budaya Mojokerto Eko Edi Susanto yang akrab disapa Edi Karya ketika dihubungi hari Rabu (26/8), di Mojokerto.

Menjelang bulan puasa lalu, pihak Karya Budaya membagi-bagikan rejeki sebesar Rp 200.000 kepada setiap seniman dan seniwati anggota ludruk Karya Budaya. Hal itu sudah menjadi tradisi keluarga besar komunitas ludruk Karya Budaya Mojokerto.

Sumber : Kompas